Perjuangan Mendapatkan Pasangan Ala Lalat Ini Patut Dicontoh Para Jomblo, Seperti Apakah?

Pola mencari pasangan lalat ternyata unik dan bikin kita terperangah (Istimewa)
Pola mencari pasangan lalat ternyata unik dan bikin kita terperangah (Istimewa)

LAMONGANTIMES, MALANG – Lalat, hewan kecil yang identik dengan kotoran dan penyebar penyakit, ternyata memiliki sisi unik yang jarang diketahui banyak orang.

Belakangan ia menjadi bahan perbincangan di wilayah Bululawang, Kabupaten Malang dikarenakan serbuannya terhadap warga di Desa Sudimoro dan Desa Bakalan. Akibat serbuan lalat ini, dua warga di wilayah tersebut hampir melakukan aksi massa dan berencana paksa untuk menutup pabrik ayam yang diduga sebagai sumber perkembangbiakan lalat. 

Selain sisi tersebut, hal unik lalat yang akan dikupas MalangTIMES ini akan juga menjadi perbincangan yang menarik. Misalnya, tentang bagaimana lalat dijadikan alat hidup untuk mendeteksi makanan yang disemprot atau ditambahi bahan kimia di pasar.

Apabila lalat tidak merubung ikan, misalnya, maka dipastikan ikan tersebut tidak terkontaminasi zat-zat kimia berbahaya. Tapi untuk hal ini mungkin sudah terlalu lazim dan diketahui banyak orang, terutama kaum ibu yang terbiasa keluar masuk pasar.

Tapi tahukah anda, bagaimana sang lalat bercinta ?

Ternyata dari hasil penelitian, percintaan lalat khususnya jenis lalat buah (Drosophila Melanogaster), sangatlah unik dan romantis. Mungkin tidak kalah dengan kisah percintaan Romeo dan Juliet karangan William Shakespeare (1564-1616) atau dengan kisah percintaan kita yang dicatat dalam berbagai catatan.

Betapa tidak, lalat buah jantan saat musim kawin akan menjadi pasangan yang romantis. Lalat jantan ini akan berperan secara sempurna sebagai musisi. Dalam menarik perhatian lalat betina melalui alunan suara yang dibuatnya.

Suara-suara indah lalat jantan yang dihasilkan melalui kepakannya yang mampu berkepak sekitar 200 kali per detik ini, sebagai ritual kawin. Dan akan terus dimainkannya sampai lalat betina terpikat olehnya.

Selama perjuangannya untuk memikat dan mendapatkan hati pasangannya, lalat buah akan mengikuti ke manapun si lalat betina pergi. Nyanyian sang lalat jantan akan terus dimainkannya tanpa jeda. Tanpa rasa lelah dan frustasi untuk mendapatkan pasangan bercintanya. Perjuangan yang patut dicontoh untuk para pencari jodoh.

Selain memiliki sisi romantisme bak Romeo yang pantang menyerah mendapatkan Juliet sampai ajal menjemput. Lalat buah ini juga seringkali memperagakan keahliannya dalam bermanuver saat terbang. 

Jurnal Science mengungkapkan, lalat buah mampu bermanuver untuk menghindari predator seperti sebuah jet tempur menghindari musuh. Ia bisa mengubah arah dalam waktu kurang dari satu seperseratus detik. Bahkan keahlian terbang si lalat ini teruji layaknya jet tempur canggih di dunia seperti US Air Force F – 22 Raptor. 

Walau teruji cepat dalam melarikan diri, dalam soal mencari pasangan bercinta, lalat buah merupakan binatang romantis yang mungkin bisa ditiru dan dicontoh dalam soal komitmen dalam mencari pasangan hidup. 

Dari Berbagai Sumber.

Pewarta : Dede Nana
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
  • Indahnya Kabupaten Malang, Bian D'Bagindas Tuangkan dalam Lagu Madep Manteb 2

    Potensi pariwisata Kabupaten Malang yang tidak henti-hentinya digencarkan Bupati Dr H Rendra Kresna lewat program Madep Manteb Manetep (M3) mendapat apresiasi dari kalangan artis. Mantan vokalis band D'Bagindas, yakni Bian Gindas, menuangkan keindahan Kab

  • Libatkan KPK, Khofifah Ingin Ciptakan Wilayah Bebas Korupsi di Jatim

    Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa tidak ingin ada kasus korupsi dalam menata pemerintahannya nanti. Karena itu, Khofifah akan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Pencetus Hari Santri Mundur dari PDI-Perjuangan, Pindah ke Demokrat

    Manuver politik jelang Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 dilakukan pencetus Hari Santri Nasional KH Thoriq bin Ziyad. Dia yang awalnya maju lewat PDI-Perjuangan kini pindah dan berlabuh di Partai Demokrat.

  • Versi DPMD 7 Desa, Bukan 10 Desa Terindikasi 'Korupsi' DD Dan ADD

    Jika sebelumnya unit tipikor Polres Tulungagung menyatakan setidaknya ada 10 desa yang terindikasi dugaan korupsi dana desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), berbeda dengan data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Kabupaten Tulungagung.

  • Polres Situbondo Amankan Kosmetik Palsu, Jamu illegal dan Rokok Tanpa Cukai

    Berawal dari informasi masyarakat yang diterima Patko 803 Satsabhara Polres Situbondo, berhasil mengungkap peredaran kosmetik palsu, jamu illegal dan rokok tanpa cukai.

  • Di Tangan Pria Ini Limbah Kayu Jati Menjadi Bernilai Ekonomi Tinggi

    Berawal dari iseng, laki-laki paruh baya warga Perumahan Villa Bukit Mentari Kelurahan pojok Kota Kediri membuat kerajinan tangan lampion dari dari kayu jati bekas (limbah kayu jati) yang tak terpakai, Agus Irianto (54) mampu menghasilkan karya seni keraj

  • Heboh Wanita 'Salat' di Tengah Perempatan Gragalan, Ini Videonya..

    Kehebohan kembali terjadi, kali ini di perempatan Gragalan Sumbergempol Tulungagung. Seorang ibu paruh baya tiba-tiba memakai mukena dan menghadap ke barat lalu menjalankan gerakan salat. Kontan saja, pemakai jalan langsung mengambil gambar dari berbagai

  • Seluruh CJH Kota Blitar Lolos Istitha'ah Kesehatan

    Pemerintah Indonesia menerapkan Permenkes Nomor 15 Tahun 2016 tentang istitha'ah (mampu) yang mewajibkan calon jamaah mampu melaksanakan seluruh ritual haji. Dalam hal ini, pemeriksaan kesehatan calon jamaah telah dirampungkan oleh Dinas Kesehatan Kota B

  • Analisis Gempa di Tenggara Malang, Pakar UB Ungkap Fakta Ini

    Masyarakat Malang Raya dikejutkan dengan gempa berkekuatan 5,8 skala Richter (SR) pada Kamis (19/7/2018) kemarin. Gempa terjadi sekitar pukul 19.23 WIB di titik 9,69 Lintang Selatan dan 112,80 Bujur Timur atau 161 kilometer tenggara Kabupaten Malang. Ber

  • Diduga Korsleting Listrik, Dua Rumah Terbakar

    Diduga korsleting listrik. dua rumah warga di Dusun Krajan RT 001 RW 003, Desa Klampokan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, ludes terbakar (20/7/2018). Beruntung kebakaran tersebut tak menimbulkan korban jiwa. Hanya kerugian materil berkisar 65 juta

  • Suruh Anak Jualan Kue sampai Dini Hari, Dua Orang Tua Asal Madura Ini Dikecam Netizen

    Baru ini beredar sebuah video viral tentang anak yang masih kecil namun disuruh kerja keras oleh orang tuanya di media sosial. Anak tersebut diperkirakan masih duduk di bangku SD. Meski demikian, dia terlihat sudah sangat dieksploitasi oleh orang tuanya.

  • Makin Banyak Kos Resmi di Kota Blitar

    Pengurusan perizinan tempat kos di Kota Blitar meningkat setiap tahun. Kepala Dinas Penanaman Modal Tenaga Kerja dan PTSP Kota Blitar Suharyono mengungkapkan, terhitung sejak 2015 sampai 2017, ada sekitar 50 tempat kos mengurus izin resmi.

Redaksi: redaksi[at]lamongantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]lamongantimes.com | marketing[at]lamongantimes.com
Top