Putu, Jajanan Kuno yang Tetap Digemari, Harganya Hanya Seribu Rupiah

Penjual jajanan kuliner putu saat melayani pembeli (Foto: Ahmad Jafin/ JatimTIMES).
Penjual jajanan kuliner putu saat melayani pembeli (Foto: Ahmad Jafin/ JatimTIMES).

LAMONGANTIMES, LUMAJANG – Vivi remaja 15 tahun terlihat tersenyum lebar saat menerima tiga potong putu dari penjual berkerudung warna merah jambu. Ia pun menikmati jajanan kuliner putu sambil duduk di pinggir taman alun-alun Pasirian. Terlihat betul remaja ini sangat menikmati jajanan kuno tersebut.

Uang Rp 3000 ia tukarkan dengan tiga buah potong putu kepada penjual bernama Wagiyem (45), sebelum akhirnya ia bisa menikmati rasa gurih manis beraroma kelapa yang begitu menggoda lidah. 

"Kue putu ini aromanya gurih, rasanya legit bercampur gula merah dan parutan kelapa muda," kata Vivi yang sudah dua tahun terakhir menjadi pelanggan tetap jajanan kuliner putu kepada media ini.

Wagiyem (45) penjual putu warga RT 02 RW 02 Dusun Gaplek, Kecamatan Pasirian ini, mulai menjajakan jajanan kulinernya sejak 1985 hingga sekarang. 

Wagiyem dalam sehari menjajakan kue putu di Alun-alun Pasirian mampu menjual 300 potong. Dari hasil penjualannya, ia merasa bersyukur bisa ikut membantu pendapatan suaminya untuk membiayai anaknya sekolah.

"Saya jualan kue putu sejak 1985 sampai sekarang. Tujuan saya jualan kue putu ini untuk membantu meringankan beban suami saya dalam membiayai sekolah anak kami," terang ibu dua anak ini sesaat setelah melayani pembeli kepada LumajangTIMES pada Rabu sore (21/02/2018).

Kue berbahan dasar tepung beras, parutan kelapa, gula merah dan garam dibalut dengan cetakan yang terbuat dari bambu semakin membuat cita rasa kuliner putu beraroma khas.

Penasaran ingin mencicipi kuliner putu? Anda cukup datang saja ke Alun-alun Pasirian. Jajanan kuliner putu ini buka pukul 16.30 - 21.00 WIB. Perbijinya hanya dijual Rp 1.000

Pewarta : Ahmad Jafin
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Alfin Fauzan
Sumber : Lumajang TIMES
-->
  • Indahnya Kabupaten Malang, Bian D'Bagindas Tuangkan dalam Lagu Madep Manteb 2

    Potensi pariwisata Kabupaten Malang yang tidak henti-hentinya digencarkan Bupati Dr H Rendra Kresna lewat program Madep Manteb Manetep (M3) mendapat apresiasi dari kalangan artis. Mantan vokalis band D'Bagindas, yakni Bian Gindas, menuangkan keindahan Kab

  • Libatkan KPK, Khofifah Ingin Ciptakan Wilayah Bebas Korupsi di Jatim

    Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa tidak ingin ada kasus korupsi dalam menata pemerintahannya nanti. Karena itu, Khofifah akan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Pencetus Hari Santri Mundur dari PDI-Perjuangan, Pindah ke Demokrat

    Manuver politik jelang Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 dilakukan pencetus Hari Santri Nasional KH Thoriq bin Ziyad. Dia yang awalnya maju lewat PDI-Perjuangan kini pindah dan berlabuh di Partai Demokrat.

  • Versi DPMD 7 Desa, Bukan 10 Desa Terindikasi 'Korupsi' DD Dan ADD

    Jika sebelumnya unit tipikor Polres Tulungagung menyatakan setidaknya ada 10 desa yang terindikasi dugaan korupsi dana desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), berbeda dengan data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Kabupaten Tulungagung.

  • Polres Situbondo Amankan Kosmetik Palsu, Jamu illegal dan Rokok Tanpa Cukai

    Berawal dari informasi masyarakat yang diterima Patko 803 Satsabhara Polres Situbondo, berhasil mengungkap peredaran kosmetik palsu, jamu illegal dan rokok tanpa cukai.

  • Di Tangan Pria Ini Limbah Kayu Jati Menjadi Bernilai Ekonomi Tinggi

    Berawal dari iseng, laki-laki paruh baya warga Perumahan Villa Bukit Mentari Kelurahan pojok Kota Kediri membuat kerajinan tangan lampion dari dari kayu jati bekas (limbah kayu jati) yang tak terpakai, Agus Irianto (54) mampu menghasilkan karya seni keraj

  • Heboh Wanita 'Salat' di Tengah Perempatan Gragalan, Ini Videonya..

    Kehebohan kembali terjadi, kali ini di perempatan Gragalan Sumbergempol Tulungagung. Seorang ibu paruh baya tiba-tiba memakai mukena dan menghadap ke barat lalu menjalankan gerakan salat. Kontan saja, pemakai jalan langsung mengambil gambar dari berbagai

  • Seluruh CJH Kota Blitar Lolos Istitha'ah Kesehatan

    Pemerintah Indonesia menerapkan Permenkes Nomor 15 Tahun 2016 tentang istitha'ah (mampu) yang mewajibkan calon jamaah mampu melaksanakan seluruh ritual haji. Dalam hal ini, pemeriksaan kesehatan calon jamaah telah dirampungkan oleh Dinas Kesehatan Kota B

  • Analisis Gempa di Tenggara Malang, Pakar UB Ungkap Fakta Ini

    Masyarakat Malang Raya dikejutkan dengan gempa berkekuatan 5,8 skala Richter (SR) pada Kamis (19/7/2018) kemarin. Gempa terjadi sekitar pukul 19.23 WIB di titik 9,69 Lintang Selatan dan 112,80 Bujur Timur atau 161 kilometer tenggara Kabupaten Malang. Ber

  • Diduga Korsleting Listrik, Dua Rumah Terbakar

    Diduga korsleting listrik. dua rumah warga di Dusun Krajan RT 001 RW 003, Desa Klampokan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, ludes terbakar (20/7/2018). Beruntung kebakaran tersebut tak menimbulkan korban jiwa. Hanya kerugian materil berkisar 65 juta

  • Suruh Anak Jualan Kue sampai Dini Hari, Dua Orang Tua Asal Madura Ini Dikecam Netizen

    Baru ini beredar sebuah video viral tentang anak yang masih kecil namun disuruh kerja keras oleh orang tuanya di media sosial. Anak tersebut diperkirakan masih duduk di bangku SD. Meski demikian, dia terlihat sudah sangat dieksploitasi oleh orang tuanya.

  • Makin Banyak Kos Resmi di Kota Blitar

    Pengurusan perizinan tempat kos di Kota Blitar meningkat setiap tahun. Kepala Dinas Penanaman Modal Tenaga Kerja dan PTSP Kota Blitar Suharyono mengungkapkan, terhitung sejak 2015 sampai 2017, ada sekitar 50 tempat kos mengurus izin resmi.

Redaksi: redaksi[at]lamongantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]lamongantimes.com | marketing[at]lamongantimes.com
Top