Opak Gambir Bisnis Rumahan Menjanjikan, Oleh-Oleh Wajib Hajatan

Siti menunjukkan opak gambir yang dikemas sedemkikian rupa hingga cocok untuk oleh-oleh hajatan. (foto JatimTIMES)
Siti menunjukkan opak gambir yang dikemas sedemkikian rupa hingga cocok untuk oleh-oleh hajatan. (foto JatimTIMES)

LAMONGANTIMES, BLITAROpak gambir merupakan makanan tradisonal yang bahkan sudah bilang makanan orang kuno. Namun bagi Siti Fatimah, warga Dusun Sekardangan, Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro, makanan opak gambir ini adalah penghasil uang. Pasalnya, opak gambir jarang ditemukan sehingga bisa dibilang unik sebagai oleh-oleh.

Siti Fatimah mengatakan mulai menggeluti bisnis ini dari pengamatan pada orang yang menggelar acara hajatan. Kebanyakan dari mereka yang menggelar hajatan seperti nikahan, sunatan, atau salawatan selalu menyediakan makanan tradisional itu. Dari situ dia tahu kalau melestarikan makanan tradisonal ini bisa menguntungkan.

“Awalnya dulu saya juga ikut orang juga buat opak gambir. Lalu berkat dukungan suami dan anak-anak saya buka pabrik sendiri. Sebab ini bisnis rumahan yang menjanjikan cocok untuk ibu-ibu seperti saya,” ungkapnya saat ditemui BlitarTIMES.

Berkat dukungan tersebut sekarang produksi opak gambirnya sudah ramai pembeli. Omzet bulanannya saja mencapai rata-rata 4 juta perbulannya. Apalagi kalau dibulan orang hajatan dia sampai kualahan menghadapi pesanan.

“Kalau bulan hajatan saya bahkan sering nolak karena saking banyaknya pesanan. Sedang kalau pas lagi sepi saya kirim opak gambir saya di toko oleh-oleh di Blitar dan Malang,” ujarnya.

Sedang saat ini dia hanya perlu menjaga kualitas dari produknya. Yakni dengan menggunakan bahan-bahan berkualitas. Dengan demikian para pelanggannya tidak bakal berpindah ke lainnya.

“Saya memang jaga kualitasnya. Contohnya vanili saja saya pakai yang nomor satu dan juga gula saya memakai yang terbaik. Dan juga bahan saya tidak memakai bahan pengawet. Sebab opak gambir ini cocok untuk oleh-oleh atau soufenir di pesta pernikaan, hajatan bayi, slametan itulah sebabnya kalau bahannya jelek akan mudah berubah rasanya dan membuat orang tidak jadi langganan," jelasnya. (*)

Pewarta : Mardiano Prayogo
Editor : Yunan Helmy
Publisher : zaldi deo
Sumber : Blitar TIMES
  • Melihat Batik Khas Desa Tlogo Kabupaten Blitar, Keunikannya Diminati Warga Australia

    Batik merupakan budaya warisan nenek moyang Indonesia. Dan hampir setiap daerah di Indonesia punya batik yang berbeda-beda pola dan motif gambarnya.

  • Pilkada, Azan Pun Jadi Persoalan Bagi Bawaslu

    Ada yang menarik dari paparan yang disampaikan Bawaslu Provinsi Jawa Timur dalam sosialisasi Pengawasan Pemilu Bagi Ormas, LSM dan media. Komisioner Bawaslu, Aang Khunaifi memberikan contoh adanya calon yang melakukan azan dan ditayangkan di sebuah media.

  • Karena Foto, Panwaslu Tulungagung Putuskan Tiga ASN Bersalah, Kadis Tidak

    Tiga ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Tulungagung dinyatakan bersalah oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tulungagung.Tiga ASN yang terdiri dari dua Camat yaitu Camat Sumbergempol dan Camat Ngunut serta seorang Kepala Bidang (Kabid) di Di

  • Jalur On The Spot Pakusari, Masuk Penilaian OK BOS Dirlantas Polda Jatim

    Jalur tengkorak timur terminal Pakusari tepatnya di depan PTPN Kebun Kertosari Pakusari Jember jadi penilaian kegiatan “Open Karo Black On The Spot” (OK BOS) Daerah rawan kecelakaan lalu lintas (Blakcspot) dari Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim. Jalur di

  • Coba Gaya Foto OOTD Dengan Bantal

    Tidak bisa dipungkiri, gaya foto di media sosial Instagram jadi bukti eksistensi diri. Banyak cara eksis di media sosial. Salah satunya adalah mengunggah foto OOTD (Outfit of the Day) yang menarik. Buat kamu kawula muda, pasti dong tidak ingin tampil itu-

  • KPU Batu Mudahkan Pemilih Disabilitas

    Komisi Pemilihan Umum Kota Batu memberikan perhatian khusus kepada para disabilitas di Kota Batu untuk pelaksanaan coblosan Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018, pada Juni mendatang.

  • Suket Khusus Untuk Nyoblos Pilkada Dicetak Mulai 20 Mei

    Calon pemilih yang belum memiliki KTP elektronik tak perlu khawatir untuk menggunakan hak pilihnya. Karena untuk pilkada 2018, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Blitar bekerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menerbi

  • Tingkatkan Mutu Pendidikan Pemkot Latih 1.343 Kepala PAUD

    Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) terus berupaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Surabaya. Salah satunya dengan menggelar kegiatan workshop kemampuan kepada para guru pendidik PAUD (Pendidikan Anak Usia Di

  • Tekan Angka Kriminalitas, Sita Ratusan Botol Miras

    Sedikitnya, 13 krat miras berbagai ukuran dan merek diamankan petugas saat razia, Senin (23/4) malam kemarin. Selain itu petugas juga mengamankan 4 pemandu lagu yang sedang menemani pengunjung di salah satu tempat karaoke. Petugas juga mengamankan 4 unit

  • Pasangan Calon SAE Pilih Kampanye Senyap

    Pengerahan massa dalam jumlah banyak tidak selalu dilakukan pasangan calon kepala daerah. Seperti halnya yang dilakukan pasangan Sutiaji-Sofyan Edi Jarwoko (SAE).

  • Tanah Kavling Warga Dijual Oknum Pensiunan Lurah

    Pensiunan PNS Pemkot Probolinggo, diduga telah menjual tanah milik warga. Tanah kavling berukuran 5 X 22 meter yang berlokasi di Jalan Letjen Sutoyo Gang II, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, milik almarhum Ali Sumar orang tua Nur Eva Arimami (

  • Malaikat Maut Kembali Jemput Tiga Pemabuk Di Surabaya

    Korban terus berjatuhan akibat minuman keras (Miras). Sebelumnya tiga warga Pacar Keling, Kecamatan Tambaksari tewas akibat menenggak miras. Terbaru, dua nyawa melayang diduga kuat karena miras oplosan.

Redaksi: redaksi[at]lamongantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]lamongantimes.com | marketing[at]lamongantimes.com
Top