Hasil Uji Laboratorium Penyebab Keracunan Kauman Keluar, Hasilnya Sungguh Mengejutkan

Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung, M. Mastur (foto: Joko Pramono/ JatimTIMES)
Kepala Dinas Kesehatan Tulungagung, M. Mastur (foto: Joko Pramono/ JatimTIMES)

LAMONGANTIMES, TULUNGAGUNG – Setelah sekian lama ditunggu,hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan di Kauman beberapa waktu lalu akhirnya bisa diketahui.

Hasilnya, dari uji lboratorium itu, sejumlah sampel makanan dinyatakan negatif mengandung zat berbahaya maupun bakteri yang bisa menyebaban mual dan diare.

“Hasil uji laboratotium terhadp uji makanan, hasilnya negatif,” ujar Kepaa Dins Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Muhammad Mastur, siang tadi (Rabu,28/3).

3 sampel makanan yang diambil untuk diuji laboratorium ialah sambel kacang, capcay dan es krim. Meski sejak awal pihaknya tidak yakin jika warga yang keracunan diakibatkan oleh makanan dalam hajatan itu, namun Mastur, Panggilan akrabnya menduga warga menyantap makanan yang diduga sudah basi.

“Dugaanya makanan yang disajikan sudah agak basi,” tuturnya pada awak media.

Selain dari sampel makanan, uji laboratorium juga mengambil sampel muntahan korban dan swabe (usapan pada anus korban). Dari pemeriksaan itu, diketahui 1 orang terdapat bakteri E-Coli dan 2 orang terdapat bakteri Salmonela atau bakteri penyebab typhus.

“Dari sampel muntahan dan swabe, diketahui 1 orang terdapat bkteri E-coli dan 2 orang sebagai pembawa bakteri salmonela,” terangnya lebih lanjut.

Selanjutnya pihaknya akan melakukan pengobatan terhadap 2 orang yang diduga sebagai pembawa bakteri salmonela. Pengobatan dilakukan lantaran ada kekhawatiran penularan bakteri itu kepada oarang lain yang barakibat terjangkitnya penyakit thypus.

“Agar tidak menularkan kepada orang lain, maka kedua orang pembawa bakteri salmonela itu akan kita obati,” kata pria berkacamata itu.

Sebelumnya, kejadian keracunan bermula saat Soekadaris Wandono mengadakan hajatan pernikahan anaknya, Sabtu (03/03) lalu.

Hidangan dihidangkan secara Prasmanan dengan menu makanan berupa sate ayam, capjay, es krim, soto ayam, lodo ayam dan es buah yang berisi berisi buah melon dan berbagai agar-agar.

Setelah korban menyantap makanan yang disajikan dalam hajatan, selang beberapa waktu kemudian mengalami sakit perut, mual dan sering buang buang besar. Hingga hari Senin (05/03) ada beberapa orang yang masih belum juga sembuh dan  mengalami sakit perut atau diare dan pusing memeriksanakan diri di Puskesmas Kauman untuk dilakukan pemeriksaan dan perawatan. Total sekitar 33 orang harus menjalani perawatan akibat kejadian itu.

Pewarta : Joko Pramono
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Alfin Fauzan
Sumber : Tulungagung TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]lamongantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]lamongantimes.com | marketing[at]lamongantimes.com
Top