Jalan Dua Kilometer Sambil Telanjang Bulat, Pelaku "Cabul" Mergayu Minta Celana di Tengah Jalan

MH beserta orang tuanya saat di UPPA Polres Tulungagung. / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES
MH beserta orang tuanya saat di UPPA Polres Tulungagung. / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES

LAMONGANTIMES, TULUNGAGUNGSetelah kepergok hendak berbuat cabul dan dilaporkan ke UPPA Polres Tulungagung, keberadaan MK (15) belum diketahui hingga Kamis (12/04) siang. Pelaku yang merupakan remaja laki-laki ini, setelah kabur dari kamar MH (16), remaja putri warga RT 01 RW 03 Dusun Jati, Desa Mergayu, Kecamatan Bandung, sempat dicari pihak polisi.

"Kami sempat khawatir dengan keselamatannya," kata Kapolsek Bandung, AKP Siswanto yang juga melakukan pencarian.

Pencarian dilakukan dikarenakan di sebelah barat rumah MH terdapat sebuah sungai besar. Siswanto khawatir MK nekat masuk sungai. "Pagi hari setelah kejadian, saya sempat menyisir sungai," ucap dia.

Namun pencarian dihentikan karena pihaknya mendapat kabar bahwa di Desa Bulus ada seorang remaja minta celana kepada warga. Polisi yakin jika orang yang dimaksud adalah MK.

"Laporan yang saya terima, anak yang minta celana ke warga itu telanjang bulat. Saya meyakini itu MK," tambahnya.

Kapolsek memperkirakan MK berjalan lebih dari dua kilometer dalam kondisi telanjang bulat sesaat setelah berhasil melompat jendela karena didobrak orang tua MH saat akan berbuat cabul. MK kemudian melanjutkan perjalanan ke rumahnya di Desa Pakis, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tulungagung, Ipda Retno Pujiarsih mengatakan, kasus ini masih berjalan. Orang tua MH, UDY, menolak untuk berdamai dan sudah membuat laporan kepolsian. "Karena ada laporan resmi, kami harus memprosesnya," ujar Retno.

Sebelumnya MH mengaku MK belum melakukan persetubuhan dengannya. Namun untuk memastikan, MH telah menjalani visum di RS Bhayangkara Tulungagung. "Saya belum lihat hasil visumnya seperti apa," pungkas Retno.

Sebelumnya, Desa Mergayu Rabu (11/04) malam geger karena warga keluar rumah mengejar seorang yang lari dengan telanjang bulat. Pelaku diketahui hendak melakukan upaya pencabulan kepada remaja putri. Namun keburu dipergoki orang tua remaja putri itu dan lari sambil telanjang bulat. (*)

Pewarta : Anang Basso
Editor : Yunan Helmy
Publisher : zaldi deo
Sumber : Tulungagung TIMES
  • Melihat Batik Khas Desa Tlogo Kabupaten Blitar, Keunikannya Diminati Warga Australia

    Batik merupakan budaya warisan nenek moyang Indonesia. Dan hampir setiap daerah di Indonesia punya batik yang berbeda-beda pola dan motif gambarnya.

  • Pilkada, Azan Pun Jadi Persoalan Bagi Bawaslu

    Ada yang menarik dari paparan yang disampaikan Bawaslu Provinsi Jawa Timur dalam sosialisasi Pengawasan Pemilu Bagi Ormas, LSM dan media. Komisioner Bawaslu, Aang Khunaifi memberikan contoh adanya calon yang melakukan azan dan ditayangkan di sebuah media.

  • Karena Foto, Panwaslu Tulungagung Putuskan Tiga ASN Bersalah, Kadis Tidak

    Tiga ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Tulungagung dinyatakan bersalah oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tulungagung.Tiga ASN yang terdiri dari dua Camat yaitu Camat Sumbergempol dan Camat Ngunut serta seorang Kepala Bidang (Kabid) di Di

  • Jalur On The Spot Pakusari, Masuk Penilaian OK BOS Dirlantas Polda Jatim

    Jalur tengkorak timur terminal Pakusari tepatnya di depan PTPN Kebun Kertosari Pakusari Jember jadi penilaian kegiatan “Open Karo Black On The Spot” (OK BOS) Daerah rawan kecelakaan lalu lintas (Blakcspot) dari Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim. Jalur di

  • Coba Gaya Foto OOTD Dengan Bantal

    Tidak bisa dipungkiri, gaya foto di media sosial Instagram jadi bukti eksistensi diri. Banyak cara eksis di media sosial. Salah satunya adalah mengunggah foto OOTD (Outfit of the Day) yang menarik. Buat kamu kawula muda, pasti dong tidak ingin tampil itu-

  • KPU Batu Mudahkan Pemilih Disabilitas

    Komisi Pemilihan Umum Kota Batu memberikan perhatian khusus kepada para disabilitas di Kota Batu untuk pelaksanaan coblosan Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018, pada Juni mendatang.

  • Suket Khusus Untuk Nyoblos Pilkada Dicetak Mulai 20 Mei

    Calon pemilih yang belum memiliki KTP elektronik tak perlu khawatir untuk menggunakan hak pilihnya. Karena untuk pilkada 2018, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Blitar bekerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menerbi

  • Tingkatkan Mutu Pendidikan Pemkot Latih 1.343 Kepala PAUD

    Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) terus berupaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Surabaya. Salah satunya dengan menggelar kegiatan workshop kemampuan kepada para guru pendidik PAUD (Pendidikan Anak Usia Di

  • Tekan Angka Kriminalitas, Sita Ratusan Botol Miras

    Sedikitnya, 13 krat miras berbagai ukuran dan merek diamankan petugas saat razia, Senin (23/4) malam kemarin. Selain itu petugas juga mengamankan 4 pemandu lagu yang sedang menemani pengunjung di salah satu tempat karaoke. Petugas juga mengamankan 4 unit

  • Pasangan Calon SAE Pilih Kampanye Senyap

    Pengerahan massa dalam jumlah banyak tidak selalu dilakukan pasangan calon kepala daerah. Seperti halnya yang dilakukan pasangan Sutiaji-Sofyan Edi Jarwoko (SAE).

  • Tanah Kavling Warga Dijual Oknum Pensiunan Lurah

    Pensiunan PNS Pemkot Probolinggo, diduga telah menjual tanah milik warga. Tanah kavling berukuran 5 X 22 meter yang berlokasi di Jalan Letjen Sutoyo Gang II, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran, milik almarhum Ali Sumar orang tua Nur Eva Arimami (

  • Malaikat Maut Kembali Jemput Tiga Pemabuk Di Surabaya

    Korban terus berjatuhan akibat minuman keras (Miras). Sebelumnya tiga warga Pacar Keling, Kecamatan Tambaksari tewas akibat menenggak miras. Terbaru, dua nyawa melayang diduga kuat karena miras oplosan.

Redaksi: redaksi[at]lamongantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]lamongantimes.com | marketing[at]lamongantimes.com
Top