Buruan Beli, Kuota Tiket Kereta Api Tambahan Lebaran Tersisa 50 Persen

Suasana loket pembelian tiket di Stasiun Kotabaru Malang, siang ini (16/4/2018) yang tidak tampak ada antrean panjang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Suasana loket pembelian tiket di Stasiun Kotabaru Malang, siang ini (16/4/2018) yang tidak tampak ada antrean panjang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

LAMONGANTIMES, MALANG – Warga Kota Malang yang ingin mudik menggunakan moda transportasi kereta api musti bergegas. Sebab kuota tiket kereta tambahan untuk momen lebaran sudah hampir ludes diserbu penumpang.

Meski pembelian baru dibuka hari ini (16/4/2018) pukul 00.00 dini hari, sekitar pukul 12.00 siang, tiket KA tambahan yang berangkat dari Stasiun Kotabaru Malang telah terjual hampir 50 persen.

Sementara itu, tiket kereta jarak jauh dengan tujuan Malang sudah ludes pada keberangkatan sebelum hari lebaran. 

Kepala Stasiun Kotabaru Malang Arief Nugroho mengatakan, Jumlah kereta api lebaran tahun ini sama dengan 2017 lalu.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyediakan dua kereta tambahan, yakni KA Gajayana Lebaran Malang-Gambir dan KA Matarmaja Lebaran Malang-Pasar Senen.

"Tiket kereta tambahan itu dijual mulai 16 April pukul 00.01 pagi tadi," kata Arief saat ditemui di Stasiun Kotabaru Malang.

Untuk KA Gajayana Lebaran disediakan 900 seat, sedangkan KA Matarmaja Lebaran disediakan 1.792 seat. Harga yang diterapakan menggunakan tarif batas atas.

"KA tambahan lebaran ini jumlahnya sama dengan lebaran tahun lalu. Terkait program lain kita masih menunggu dari kantor pusat," ujarnya.

Sedangkan untuk KA reguler, sambung Arief, tiket kereta arus mudik dari Jakarta menuju Malang telah habis. Namun untuk tiket keberangkatan dari Malang ke Jakarta masih tersedia.

"Kalau arus balik dari Malang ke Jakarta sudah habis hingga H+7 lebaran atau pada 22 Juni mendatang," tutur pria yang menjabat sebagai Kepala Stasiun Kotabaru Malang sejak Januari 2018 lalu.

Menurut Arief, jika belum ada keputusan dari PT KAI pusat untuk kemungkinan kereta tambahan lain jika memang peminat masih tak tertampung.

"Kalau keberangkatan dari Malang yang paling dicari kemungkinan arus balik. Untuk saat ini kereta api tambahan lebaran sudah terjual sekitar 50 persen," ujar pria yang sebelumnya memimpin Stasiun Gambir itu. 

Pihaknya menyarankan penumpang agar membeli tiket melalui jalur eksternal agar terhindar dari antrean di stasiun.

"Lebih baik beli tiket lewat KAI Akses, atau channel eksternal yang bekerja sama dengan PT KAI," pungkas Arief.

Berdasarkan pengamatan MalangTIMES, jumlah pembeli tiket kereta tambahan lebaran di loket stasiun terpantau sepi. Tidak tampak adanya antrean pembeli tiket. 

Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : Heryanto
Publisher : Alfin Fauzan
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]lamongantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]lamongantimes.com | marketing[at]lamongantimes.com
Top