Usia Harapan Hidup Warga Kabupaten Malang Meningkat Sampai 72 Tahun

Abdurrahman Kadinkes Kabupaten Malang menyatakan angka harapan hidup di wilayahnya setiap tahun meningkat. Saat ini mencapai 72 tahun dibanding beberapa tahun lalu. (Nana/MalangTIMES)
Abdurrahman Kadinkes Kabupaten Malang menyatakan angka harapan hidup di wilayahnya setiap tahun meningkat. Saat ini mencapai 72 tahun dibanding beberapa tahun lalu. (Nana/MalangTIMES)

LAMONGANTIMES, MALANG – Angka harapan hidup masyarakat Kabupaten Malang terus meningkat setiap tahun. Peningkatan tersebut mencerminkan kinerja pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan penduduk pada umumnya dan derajat kesehatan pada khususnya. 

Hal ini terlihat dari data di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tahun 2014 yang menunjukkan angka harapan hidup masyarakat saat itu ada di usia 63 tahun. Meningkat drastis di tahun 2017 menjadi 72 tahun. 

Artinya,  bayi yang lahir pada tahun 2017 di Kabupaten Malang memiliki harapan untuk dapat hidup hingga 72 tahun. Lebih lama 9 tahun dibandingkan dengan mereka yang lahir tahun sebelumnya. 

"Ini komitmen Pemerintah Kabupaten Malang dalam upaya pembangunan kesehatan. Angka harapan hidup yang meningkat bisa menjadi bagian dalam mewujudkan visi misi Bupati Malang," kata Abdurrahman Kepala Dinkes Kabupaten Malang,  Senin (9/7/2018) di ruang kerjanya. 

Peningkatan angka harapan hidup di Kabupaten Malang tersebut sebagai bukti keberhasilan pembangunan manusia di bawah kepemimpinan dua periode Bupati Malang Dr H Rendra Kresna. 

Asumsi angka harapan hidup yang rendah di suatu daerah mencerminkan tidak berjalannya indeks pembangunan manusia (IPM). Artinya,  program pembangunan kesehatan dan program sosial lainnya termasuk kesehatan lingkungan,  kecukupan gizi dan kalori tidak berjalan. Eksesnya problematika kemiskinan bisa dikatakan masih tinggi.

IPM menjadi indikator penting,  lanjut Gus Dur panggilan Kadinkes Kabupaten Malang ini. "Untuk mengetahui keberhasilan peningkatan kualitas hidup manusia. Salah satunya adalah di bidang kesehatan," ujarnya. 

Selain angka harapan hidup yang terus meningkat,  Dinkes juga memaparkan bahwa tingkat kepuasan pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Malang pun sampai saat ini di atas standar nasional. 

"Tingkat kepuasan pelayanan kesehatan di sini sampai 76 persen lebih. Sedangkan standar nasional hanya 70 persen," ujar Gus Dur. 

Tingkat kepuasan tersebut berkorelasi dengan adanya peningkatan angka harapan hidup di Kabupaten Malang. Hal ini didasarkan pada pelayanan kesehatan yang optimal membuat kualitas hidup warga meningkat. 

Pewarta : Dede Nana
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]lamongantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]lamongantimes.com | marketing[at]lamongantimes.com
Top