Bangkit dari Kubur, Para Super Hero Asli Indonesia Siap Berlaga Melawan Kejahatan

Gundala Putra Petir siap beraksi melawan kejahatan. Tokoh super hero asli Indonesia mulai bangkit dari liang kuburnya (Ist)
Gundala Putra Petir siap beraksi melawan kejahatan. Tokoh super hero asli Indonesia mulai bangkit dari liang kuburnya (Ist)

LAMONGANTIMES, MALANG
Secara laten, para sineas Indonesia bergerilya untuk kembali menghidupkan para super hero asli milik Indonesia. Hal itu dilakukan di tengah gencarnya Hollywood membombardir negeri ini dengan aksi para super heronya. Mereka mencoba membangkitkan tokoh-tokoh pahlawan yang sempat familiar di era 1980-an. Sebelum akhirnya terkubur dalam di liang lahat dengan kehadiran super hero Marvel yang dihadirkan dengan masif melalui layar lebar. 

Satu super hero yang akan kembali lahir dari kuburnya adalah Gundala Putra Petir. Sosok super hero yang awalnya lahir dari coretan Harya Suryaminata atau Hasmi lewat karya komik. Pernah ikut berjaya dan meramaikan jagad perkomikan Indonesia, Gundala akhirnya menyerah pada gempuran komik luar negeri, termasuk dar Jepang. 
  Si-Buta-Dari-Goa-Hantu-siap-dilahirkan-kembali-Istf1e9609ca71c0b2a.jpg

Sampai akhirnya sang sineas Indonesia Joko Anwar pun membangkitkannya lagi. Dia mencoba mengenalkan Gundala melalui layar lebar kepada generasi milineal saat ini. Bahkan, melalui akun Twitter-nya @jokoanwar Gundala telah selesai shooting dan siap berlaga memberantas kejahatan. 


Gundala versi Joko Anwar yang diambil dari karya Hasmi pun,  dibuat untuk menjawab tantangan saat ini. Baik dari sisi kostum yang awalnya klasik versi komik, kini menjadi lebih modern dan siap tempur. Kostum yang akan dikenakan kepada Abimana Aryasatya sebagai sang Gundala Putera Petir, wajib lebih masuk akal. 
"Kostum Gundala harus praktis dan bisa dipakai dengan mudah, begitu pula jika dilepas. Harus lebih masuk akal. Kenapa dia menggunakan kuping bersayap, menggunakan goggles, pakai masker, dan lain-lain. Nanti akan dijelaskan dalam filmnya," kata Joko Anwar selaku Sutradara dan penulis skenario dari film garapan Screenplay Films, Bumilangit Studios dan Legacy Pictures,  kepada media. 
 

Untuk menghidupkan Gundala,  tentunya tidak bisa hanya falam satu film saja. Maka, Joko juga menyampaikan  akan ada universe atau semesta Gundala. "Ngapain disembunyikan lagi (akan ada universe atau semesta Gundala). Film ini akan menjadi pintu untuk jagoan-jagoan lainnya. Yang nge-fan dan familiar dengan Gundala, akan ada banyak karakter," ujar Joko seperti dilansir Kompas.
 

Bukan hanya Gundala yang bersiap untuk lahir kembali dari kuburnya. Sosok pendekar pembela kebenaran terkenal lainnya yaitu Badra Mandrawata atau dikenal sebagai Si Buta Dari Gua Hantu karya komikus Ganes Thiar Santosa pun akan bersiap menyapa masyarakat Indonesia. 
 

Setelah bernasib sama dengan para super hero Indonesia yang dilahirkan lewat komik,  yaitu kematian. Kini mereka akan bertransformasi melalui layar lebar dengan berbagai macam kemungkinan perubahan. Perubahan yang akan kembali mendekatkan para super hero ini kepada masyarakatnya yang lama mengagungkan pahlawan dari Hollywood. 
 

Si Buta yang berteman tongkat dan seekor monyet dari beberapa data media sudah dikonfirmasi bakal diangkat ke layar lebar. Dengan sutradara Timo Tjahjanto yang meroket melalui film The Raid serta film terbarunya, Sebelum Iblis Menjemput. 
Timo sempat mengunggah gambar dari cover skrip dengan judul “A Man Called Sightless” pada Mei lalu dengan caption “Every story has a beginning”. Di bulan Agustus, dirinya mempublikasikan judul resmi dari film yang akan ia garap tersebut. Si Buta dari Gua Hantu: Mata Malaikat adalah judul yang akan digunakan secara resmi.
 

Sebelumnya, Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 Wito Sableng telah berhasil terlebih dahulu menyapa jagad perfilman Indonesia. Hasilnya terbilang memuaskan dahaga masyarakat Indonesia atas kerinduannya memiliki para sosok super hero asli Indonesia. 

 

Pewarta : Dede Nana
Editor : A Yahya
Publisher : sandi permana soebagio
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]lamongantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]lamongantimes.com | marketing[at]lamongantimes.com
Top