Resmikan DESK Pilkades, Bupati Blitar Berharap Pilkades di Blitar Jadi Percontohan

Bupati Blitar Rijanto saat menyampaikan sambutan peresmian desk pilkades.
Bupati Blitar Rijanto saat menyampaikan sambutan peresmian desk pilkades.

LAMONGANTIMES, BLITAR –  Tahun ini, sebanyak 167 desa di Kabupaten Blitar akan menggelar pemilihan kepala desa (pilkades). Pilkades serentak ini akan dilaksanakan pada 15 Oktober 2019 mendatang.

Tiga bulan menjelang pelaksanaan pilkades serentak, Pemerintah Kabupaten Blitar meresmikan Dukungan Elemen Satuan Kerja (DESK) Pilkades Kabupaten Blitar, Rabu (12/6/2019).

DESK Pilkades 2019 ini diresmikan langsung oleh Bupati Blitar Rijanto. Pembentukan DESK Pilkades serentak ini ditetapkan dengan Jeputusan Bupati Nomor 188/238/409.06/Kpts/2019 tentang pembentukan DESK Pilkades serentak Kabupaten Blitar 2019.

Pasca-diresmikan, DESK Pilkades memiliki berbagai tugas yang harus dilaksanakan. Mulai dari  merencanakan, mengoordinasikan dan menyelenggarakan semua tahapan pemilihan serta melaksanakan tugas dan wewenang lainnya yang ditetapkan dengan keputusan bupati.

Dalam sambutannya, Bupati Blitar Rijanto meminta Musyawarah Pimpinan Kecamatan di seluruh lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar selaku penyelenggara pemilihan untuk mencontoh kesuksesan pelaksanaan Pemilu 2019 di Kabupaten Blitar. Bupati juga berharap, kesuksesan pilkades di Kabupaten Blitar nantinya bisa jadi percontohan bagi daerah lain.

"Muspika menjadi garda terdepan pelaksana pilkades. Untuk itu, kami meminta agar bekerja secara serius dan sungguh-sungguh. Kita harus belajar dari pileg dan pilpres kemarin yang berjalan aman dan kondusif. Bahkan Kabupaten Blitar menjadi juara pastisipasi pemilih tertinggi," ungkap Bupati Rijanto.

Sementara itu, Kabag Tata Pemerintahan Kabupaten Blitar Bambang Dwi Purwanto menambahkan, tahapan pilkades serentak akan dimulai dengan persiapan mulai 18 Juni hingga 28 Agustus 2019, tahapan pencalonan mulai 30 Juli sampai 14 Oktober 2019, dan hari H pemungutan suara pada 15 Oktober 2019. Kemudian dilanjutkan dengan penetapan dan pelantikan pada 13 Desember 2019.

"Apabila ada masalah, panitia akan memberikan waktu tiga hari untuk konsolidasi dengan panitia. Waktu yang kami berikan di antaranya tiga hari pasca-pemungutan suara. Yakni 16-18 Oktober 2019," ungkap Bambang.

Sementara masing-masing desa yang melaksanakan pilkades serentak 2019 akan mendapatkan anggaran sebesar Rp 50 juta yang melekat di kecamatan. "Masing-masing desa diberi anggaran maksimal sebesar Rp 50 juta. Anggaran ini disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing desa pelaksana pilkada," kata Bambang.

Peresmian DESK Pilkades yang terdiri dari camat, instansi terkait, komandan koramil, dan kapolsek seluruh kecamatan yang akan melaksanakan pilkades serentak ini juga dihadiri Forum Komunikasi Pemimpin Daerah (Forkopimda) Blitar. Di antaranya Kapolres Blitar AKBP Anissullah M. Ridha, Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar, Komandan Kodim 0808 Letkol Inf Kris Bianto,  perwira jasmani Yonif 511/DY Lettu Inf Darkasi.

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]lamongantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]lamongantimes.com | marketing[at]lamongantimes.com
Top