Menjelang Keputusan Sidang Mahkamah Konstitusi, 3 BEM Perguruan Tinggi di Situbondo Tolak Kerusuhan

Tiga BEM perguruan tinggi di Situbondo. (Foto Heru Hartanto/Situbondo TIMES)
Tiga BEM perguruan tinggi di Situbondo. (Foto Heru Hartanto/Situbondo TIMES)

LAMONGANTIMES, SITUBONDO – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STKIP PGRI Situbondo bersama BEM Universitas Abdurahman Saleh Situbondo dan BEM Universitas Ibrahimy menolak aksi kerusuhan menjelang maupun pasca-hasil putusan sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019 yang saat ini sedang disidangkan Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta.

Ketiga BEM tersebut berharap mahasiswa yang lain juga tidak tak terpancing dengan isu provokasi yang mengarah pada kerusuhan. Apalagi setiap mahasiswa mempunyai peran penting dalam mengambil peran. Termasuk dalam upaya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. 

Mereka juga mengutuk aksi-aksi kerusuhan yang mengarah pada perpecahan persatuan dan kesatuan bangsa. “Bagi kami NKRI harga mati,” tandas pengurus BEM STKIP PGRI Situbondo.

Hal senada disampaikan pengurus BEM Universitas Abdurahman Saleh Situbondo dan pengurus BEM Universitas Ibrahimy. Mereka menolak segala bentuk kerusuhan menjelang maupun pasca-hasil putusan sidang PHPU Pilpres 2019.

“Kami atas nama pengurus BEM Universitas Ibrahimy Situbondo dan Universitas Abdurahman Saleh Situbondo menolak segela macam bentuk kerusuhan menjelang maupun pasca hasil putusan sidang PHPU. Bagi kami, NKRI harga mati,” tandas pengurus BEM Universitas Ibrahimy serentak.

Pewarta : Heru Hartanto
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Situbondo TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]lamongantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]lamongantimes.com | marketing[at]lamongantimes.com
Top