Ingin Jadi Primadona, Kota Malang Lakukan Analisis Daya Saing Pariwisata

Kepala Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam (Eko SDA) Barenlitbang Kota Malang Sudarso. (Foto: Dokumen MalangTIMES)
Kepala Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam (Eko SDA) Barenlitbang Kota Malang Sudarso. (Foto: Dokumen MalangTIMES)

LAMONGANTIMES, MALANG – Kota Malang terus memacu diri menjadi salah satu primadona tujuan wisata. Terlebih, saat ini persaingan di sektor pariwisata antardaerah di Indonesia sangat ketat. Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang) pun mulai melakukan analisais daya saing pariwisata untuk menghadapi persaingan tersebut. 

Kepala Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam (Eko SDA) Barenlitbang Kota Malang Sudarso mengungkapkan bahwa sektor pariwisata terus dibenahi untuk memacu peningkatan kunjungan, baik wisatawan nusantara (winus) maupun wisatawan mancanegara (wisman). "Tumbuhnya sektor pariwisata suatu daerah tentunya akan menunjang pula pertumbuhan perekonomian masyarakatnya," ujarnya.
 

Menurut Sudarso, hal tersebut membuat kebanyakan daerah akan berlomba-lomba meningkatkan sektor pariwisatanya. Dengan besarnya potensi pariwisata yang ada dan didukung oleh proses evaluasi berkelanjutan serta pengambilan keputusan yang tepat maka perkembangan pariwisata tinggal masalah waktu saja. "Untuk itulah, proses analisa di sektor pariwisata tetap menjadi perhatian Pemerintah Kota Malang," tuturnya.
 

Tidak dapat dipungkiri, Kota Malang yang berada di kawasan Malang Raya tetap memiliki daya tarik tersendiri dalam hal pariwisata. Meskipun kurang didukung oleh sumberdaya alam yang ada, tetapi potensi-potensi lain masih banyak yang bisa diolah. Pesona Kota Malang pun cukup kuat, terlihat dari meningkatnya jumlah wisman maupun winus yang datang selama beberapa tahun terakhir. "Dengan fenomena ini, pemkot perlu mempertahankan tren positif tersebut serta melakukan kajian maupun analisa pada sektor pariwisatanya," urainya.
 

Tahun anggaran 2018 ini, lanjut Sudarso, pihaknya tengah menyusun analisa daya saing pariwisata. Kajian itu nantinya akan mengupas faktor-faktor yang menentukan daya saing sektor pariwisata. Lebih lanjut, juga merumuskan strategi kebijakan yang perlu dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Malang untuk meningkatkan daya saing pariwisata dari daerah lain. 
 

"Saat ini proses penyusunan analisa memasuki tahapan Focus Group Discussion (FGD) dengan para pihak terkait dan akan terus berproses hingga tahapan laporan akhir yang tentunya telah disepakati bersama," pungkas Sudarso. Hasil analisa, ke depan akan dipublikasikan baik melalui media sosial maupun website resmi Barenlitbang Kota Malang. 

 

Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]lamongantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]lamongantimes.com | marketing[at]lamongantimes.com
Top