Kayutangan Jadi Ibu Kota Heritage Malang Raya, Median Jalan Segera Digarap

Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto (Foto: Pipit Anggraeni/ MalangTIMES)
Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto (Foto: Pipit Anggraeni/ MalangTIMES)

LAMONGANTIMES, MALANG – Kampung Heritage Kayutangan menjadi salah satu program pembangunan yang terus dikebut Pemerintah Kota Malang. Disebut-sebut sebagai ibu kota heritage Malang Raya, kawasan yang akan menonjolkan kekuatan bangunan lawas dan budaya asli Malang itu akan segera dituntaskan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang Wasto menyampaikan, kawasan Kayutangan akan dibuat sebagai salah satu destinasi wisata yang sangat ramah pejalan kaki. Nantinya kawasan yang dibuat dua jalur itu akan dipangkas menjadi satu jalur saja. Sementara median jalan akan diperluas lagi. "Kawasan mulai dari depan PLN sampai kawasan dekat Alun-Alun Kota Malang nantinya akan dibuat satu jalur," katanya belum lama ini.

Dia menjelaskan, rencana pembangunan kawasan tersebut saat ini masuk dalam tahap detail engineering design (DED). Tahun ini, ditargetkan DED rampung untuk kemudian dilanjutkan dengan tahapan berikutnya. Sehingga kawasan Kayutangan dapat menjadi salah satu kawasan wisata yang dapat dimanfaatkan wisatawan.

"Di sana juga akan disuguhkan beragam aksi dan kuliner asli Malang. Selain itu akan menjadi salah satu ruang bagi anak muda Kota Malang untuk berkreasi dan unjuk bakat mereka," jelas Wasto.

Pembangunan kawasan Kayutangan ini digadang-gadang mampu menjadi salah satu destinasi baru yang bakal menarik lebih banyak wisatawan. Sebab, selama ini, salah satu alasan wisatawan berkunjung ke Malang adalah untuk bernostalgia dan menikmati sederet keindahan bangunan bernilai sejarah.

Untuk memaksimalkan wisata kawasan Kayutangan, Pemkot Malang sebelumnya juga menyampaikan akan memoles kawasan Alun-Alun Kota Malang dan sekitarnya. Terutama eks Mall Ramayana yang akan dipergunakan sebagai jual beli UMKM asli Kota Malang.

"Tahun ini kontrak Mall Ramayana habis dan itu akan dikelola sendiri oleh Pemkot Malang," pungkasnya. 

Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]lamongantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]lamongantimes.com | marketing[at]lamongantimes.com
Top