Kasi Pidsus Kejari Kota Malang, Ujang Supriadi (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Kasi Pidsus Kejari Kota Malang, Ujang Supriadi (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)



Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang berupaya melakukan pemulihan Aset Pemkot Malang yang dikuasai pihak ketiga. 

Kejaksaan telah mendata sebanyak 68 milik Pemkot telah beralih jadi penguasaan berbagai pihak, mulai badan hukum maupun perorangan.

Untuk upaya preventif ini, Kejari Kota Malang juga bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Malang maupun dari Pemkot Malang.

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus), Ujang Supriyadi menjelaskan saat ini Kejari Kota Malang tengah berupaya melakukan pemulihan aset.

Dalam upaya tersebut, pihaknya telah melakukan inventalisir, mengenai prioritas aset yang akan dilakukan pemulihan.

Pihaknya akan memprioritaskan aset-aset yang memang dalam skala besar atau yang dikuasai individu-individu yang berkecukupan. 

Sementara, untuk aset lainnya yang dikuasai pihak Lembaga sosial, Lembaga keagamaan, maupun aset bidang kecil yang dikuasai individu yang memang dalam taraf ekonomi rendah, akan menjadi prioritas setelahnya.

"Terdata 65 bidang aset milik Pemkot yang dikuasai plus ada tiga bidang yang sebelumnya sudah kita tangani. Kami sampaikan kepada tim untuk memprioritaskan aset-aset itu," bebernya pada MalangTIMES saat ditemui diruangannya (21/7/2019).

Kemudian, untuk upaya pemulihan, Kejari berupaya melakukan kembali sertifikasi untuk menjadi hak pakai Pemkot Malang, yang dalam hal ini Pemkot yang akan mengajukan. 

Dari 68 bidang aset, Kejari Kota Malang sudah berhasil memulihkan sekitar 35 aset. 

"Kita sudah bekerja mulai Januari hingga bulan ini, Alhamdulilah sampai sejauh ini belum ada perlawanan dari pihak-pihak lain mengenai aset ini," pungkasnya.
 

 


End of content

No more pages to load