Nasi biryani masakan khas India, Bangladesh, dan Pakistan.

Nasi biryani masakan khas India, Bangladesh, dan Pakistan.



Usai merayakan Idul Adha, di rumah biasanya banyak daging kambing atau sapi. Tetapi, mungkin sebagian orang Indonesia merasa bosan jika daging-daging kurban itu diolah jadi gulai, sate, rendang, dan sebagainya. Maklum, masakan-masakan itu kerap ditemui sehari-hari.

Bagi Anda  yang bosan dengan masak-masakan tersebut, beberapa menu khas dari beberapa negara ini mungkin bisa menjadi pilihan agar masakan olahan daging itu  berbeda. Apa saja?

1. Boulfaf

Makanan khas yang berasal dari Tunisia ini mirip dengan sate, tetapi sedikit berbeda dengan sate yang ada di Indonesia. Boulfaf berasal dari hati kambing yang dipanggang dengan potongan yang besar-besar. 

2. Oruk

Makanan ini khas dari Turki. Namanya oruk. Yakni makanan yang biasanya disuguhkan saat Idul Adha. Masakan ini merupakan bulatan daging hampir mirip dengan bakso yang dilapisi tepung dan digoreng, namun memiliki bentuk yang lonjong. 

Oruk juga terdiri dari parutan bawang, kenari tumbuk, parsley, merica hitam, garam, dan cabai merah. 

3. Biryani

Biryani atau yang biasanya dikenal nasi biryani ini adalah sajian wajib dari  India, Bangladesh, dan Pakistan saat merayakan Idul Adha. Biryani terbuat dari nasi dan berbagai rempah-rempah sehingga memiliki rasa yang kaya akan rempah dan cocok disajikan dengan daging kambing, ayam, dan aneka sayur. 

4. Tagine

Masakan khas dari  Maroko ini memiliki wadah yang unik dalam penyajiannya. Yakni menggunakan mangkuk tanah dengan penutup berbentuk kerucut.

Tagine berupa masakan daging kambing dan sayuran yang dikukus dalam waktu yang lama. Tagine ini memiliki citarasa gurih yang mirip dengan gulai. 

5. Ma’amoul

 

Ma’amoul yang tidak ada daging

 dalam makanan khas dari Lebanon dan Yordania  masih menjadi salah satu wajib makanan yang ada saat Idul Adha. Ma’amoul hampir mirip dengan putri salju. Hanya di dalamnya diisi dengan potongan kurma, kenari, pistachio, dan dibuat dengan air mawar. Biasanya disajikan sebagai makanan pencuci mulut setelah makan.


End of content

No more pages to load